Ia menyampaikan, berbagai langkah telah dilakukan TPID Sumsel untuk memperkuat rantai pasok dan menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Idulfitri serta mengantisipasi risiko curah hujan ekstrem yang dapat memengaruhi produksi.
Salah satunya melalui panen raya jagung serentak di sejumlah Kabupaten/Kota dengan luas lahan lebih dari 270 hektare dan estimasi hasil 3–6 ton per hektare. Panen tersebut diharapkan menopang stabilitas harga jagung beserta komoditas turunannya seperti telur dan daging ayam menjelang Idulfitri.
Selain itu, Pemprov Sumsel bersama TPID juga melakukan subsidi harga dan biaya angkut, penguatan komunikasi kebijakan melalui rapat koordinasi dan high level meeting, serta optimalisasi penyaluran pangan melalui BUMD seperti Toko KePO, Rumah Pangan Kita (RPK), dan toko penyeimbang Perumda Pasar Palembang Jaya.
Herman Deru menjelaskan, Banyuasin dipilih sebagai tuan rumah GPIPS Wilayah Sumatera karena perannya sebagai salah satu sentra pangan nasional dengan produktivitas tinggi dan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan regional. Sumsel sendiri tercatat sebagai daerah dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik di wilayahnya serta meraih berbagai penghargaan nasional.
Capaian tersebut antara lain TPID Provinsi Sumsel sebagai TPID Provinsi Berkinerja Terbaik I Kawasan Sumatera 2025, TPID Kota Palembang Terbaik I Kawasan Sumatera 2025, TPID Kabupaten OKI Terbaik II Kawasan Sumatera 2025, serta Peringkat III Peningkatan Produksi Beras Nasional Tahun 2025 dari Presiden RI.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digagas sejak masa pandemi Covid-19 akan terus diperkuat melalui GPIPS.
“GSMP lahir dari pemikiran saat pandemi, ketika ada pembatasan dan kita harus mencari pola agar pangan tetap tersedia. Kini GSMP menjadi fondasi kemandirian pangan daerah,” katanya.
Pada 2026, GSMP difokuskan pada komunitas pesantren melalui program GSMP Goes to Pesantren dengan komoditas utama penyumbang inflasi seperti cabai dan bawang, serta dikoneksikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bank Indonesia di Banyuasin. HALAMAN SELANJUTNYA>>
Jejak Negeriku BERANDA