Masih Dirawat di Rumah Sakit, Wilson Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Macet BRI Rp 1,6 Triliun Belum Dipanggil Jaksa











Para tersangka dugaan korupsi pemberian fasilitas pinjaman/kredit BRI kepada PT Buana Sriwijaya Sejahtera (PT BSS) dan PT Sri Andal Lestari (PT SAL) dengan estimasi kerugian keuangan negara sekitar Rp 1,6 triliun lebih saat ditahan Kejati Sumsel.(foto-dedy/jn)

Palembang, JN

Karena masih dirawat di rumah sakit (RS), tersangka Wilson Direktur PT Buana Sriwijaya Sejahtera (PT BSS) dan juga Direktur PT Sri Andal Lestari (PT SAL) belum dipanggil Kejati Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Minggu (16/11/2025).

Wilson merupakan salah satu dari enam tersangka dugaan kasus korupsi pemberian fasilitas pinjaman/kredit BRI kepada PT Buana Sriwijaya Sejahtera (PT BSS) dan PT Sri Andal Lestari (PT SAL) yang kreditnya macet hingga menyebabkan kerugian keuangan negara dengan estimasi Rp 1,6 triliun lebih. Dalam perkara ini, Wilson belum ditahan. Sedangkan lima tersangka lainnya telah dilakukan penahanan oleh Kejati Sumsel.

Adapun lima tersangka yang dilakukan penahanan tersebut, yakni; Mangantar (MS) Komisaris PT BSS tahun 2016-2022, Duta (DO) Junior Analis Kredit Grup Analisa Resiko Kredit Divisi Kantor BRI Pusat tahun 2013, Ekwan (ED) Account Officer (AO)/Relationship Manager (RM) di Agribisnis BRI Kantor Pusat tahun 2010-2012, Maria (ML) selaku Junior Analis Kredit Grup Analis Resiko Kredit Divisi BRI Kantor Pusat tahun 2013, dan Rifani (RA) Relationship Manager (RM) Divisi Agribisnis BRI Kantor Pusat tahun 2011 sampai 2019.

“Tersangka WS (Wilson) masih sakit dan sedang dirawat di salah satu rumah sakit. Untuk itulah tersangka tersebut belum dilakukan pemanggilan oleh Tim Jaksa Penyidik guna dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka,” tegas Vanny.

Masih dikatakannya, pada penyidikan perkara tersebut sebelumnya tersangka WS telah dilakukan pemanggilan. HALAMAN SELANJUTNYA>>





















About Admin JejakNegeriku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!