Sementara Herman PPTK Dinas Perhubungan Kota Palembang sebelumnya mengatakan bahwa anggaran pemasangan 1.800 lampu atau Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) ini sebesar Rp 56 miliar lebih dari ABT APBDP Tahun 2025.
“Anggaran pemasangan 1.800 lampu atau Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) ini sebesar Rp 56 miliar lebih dari ABT APBDP Tahun 2025. Dimana saat ini semua lampunya sudah terpasang. Adapun lokasi-lokasinya di pinggiran di kelurahan-kelurahan, termasuk di jalan raya tersebar di 15 kecamatan di Kota Palembang. Sedangkan di beberapa titik di kawasan perkotaan tidak dipasang. Jadi semuanya sudah dipasang dan bisa kami pertanggung jawabkan,” ujar Herman.
Kemudian Herman mengatakan bahwa lampu tenaga surya tersebut adalah smart system, dimana untuk biaya smart system itu sudah all in one termasuk dengan lampu dan peralatannya.
“Pengadaannya all in one. Kemudian untuk smart system ini, di Kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang terdapat handphone dan laptop untuk mengontrol konektivitas smart systemnya, tujuannya jika ada masalah pada lampu maka bisa langsung diketahui,” paparnya.
Selanjutnya Herman menjelaskan, dalam pengadaan lampu jalan tenaga surya tersebut mulai dari lampunya termasuk peralatan dan baterainya telah sesuai spesifikasi
“Semuanya telah sesuai dengan spesifikasi, karena kami ada buku panduannya,” katanya.
Sedangkan untuk tiang lampu, kedalaman galian termasuk pengecoran, sambung Herman, juga sesuai dengan spesifikasi.
“Ada tiangnya dan digali, lalu tiang lampu tersebut ditanam sesuai spesifikasinya,” jelas Herman.
Lebih jauh Herman mengungkapkan, pengadaan 1.800 lampu atau Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) ini sesuai dengan Permenhub.
“Pelaksanaannya telah sesuai dengan Permenhub, sebab dalam pengadaan lampu jalan tenaga surya ini kami juga berkoordinasi dengan pihak kementerian. Kemudian untuk lampu jalan yang dipasang di jalan raya dan di jalan perkampungan memiliki perbedaan tegangan watt, dimana kalau di jalan raya watt nya 110, untuk di jalan perkampungan Watt nya 30. Jadi tegangannya berbeda. Kami juga memastikan bahwa pemasangan tegangan watt lampu jalan ini semuanya sudah sesuai dengan Permenhub,” paparnya.
Sementara saat ditanya apakah pengadaan lampu tenaga surya tersebut kemahalan? Herman menjawab dirinya tidak mengetahui apakah ada kemahalan harga.
“Saya tidak tahu apakah kemahalan atau tidak, namun karena pengadaan lampu tenaga surya ini all in one maka harga lampu beserta semua peralatannya memang memiliki harga yang mahal,” pungkasnya. (ded)
Jejak Negeriku BERANDA