Sementara itu, pihak Konsulat Jenderal Tiongkok menekankan pentingnya sektor kelistrikan sebagai fondasi pembangunan industri.
“Listrik merupakan infrastruktur utama untuk mendukung manufaktur, kecerdasan buatan (AI), dan pertanian,” ujar perwakilan konsulat.
Ia juga menyebut batu bara tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber listrik, tetapi juga dapat diolah menjadi gas.
Selain investasi, kedua pihak turut membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan, seperti program pertukaran pelajar dan tenaga kerja.
Menutup pertemuan, Herman Deru mengundang pihak Konsulat Jenderal Tiongkok untuk kembali berkunjung ke Sumsel dalam agenda Konferensi Anxi Sedunia yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Oktober 2026.
“Kami mengundang untuk hadir pada Oktober mendatang. Ke depan, kami juga akan menyiapkan delegasi untuk memperkuat kerja sama yang telah dibahas,” pungkasnya. (ded)
Jejak Negeriku BERANDA