
Palembang, JN
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat masih ada delapan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu yang belum menetapkan status siaga menghadapi musim kemarau 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Sumsel M. Iqbal Alisyahbana mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup telah meminta seluruh daerah rawan karhutla segera menetapkan status siaga sebagai langkah antisipasi dini.
“Delapan daerah itu, Kabupaten Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Lahat, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, dan Ogan Komering Ulu Selatan,” katanya, Senin (11/5/2026).
Pemerintah menargetkan seluruh daerah rawan karhutla di Sumsel telah menetapkan status siaga paling lambat pada Mei 2026 agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
“Agar mempermudah koordinasi dan penanggulangan bencana karhutla di wilayah masing-masing. Kita harapkan Mei ini sudah semua menetapkan status siaga karhutla,” ujarnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>
Jejak Negeriku BERANDA