Ia menjelaskan penetapan status siaga penting untuk mendukung berbagai langkah pencegahan, mulai dari patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, hingga kesiapan personel dan peralatan pemadaman.
Perhatian pemerintah pusat terhadap ancaman karhutla tahun ini juga cukup besar. Menurut dia, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menyebut Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap penanganan karhutla.
Selain itu, Sumsel juga mendapatkan dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari pemerintah pusat yang dimulai sejak 5 Mei 2026 selama 10 hari guna memantau dan memaksimalkan potensi hujan di wilayah tersebut.
Untuk mendukung penanganan karhutla, Sumsel juga akan menerima bantuan empat unit helikopter water bombing dan satu helikopter patroli dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Dukungan satgas udara di awal akan ada bantuan dari BNPB empat unit helikopter water bombing dan satu helikopter patroli. Jumlah unit helikopter ini akan menyesuaikan dengan kondisi karhutla Sumsel,” kata Iqbal. (pah/Antara)
Jejak Negeriku BERANDA