
Palembang, JN
Polres Musi Rawas jajaran Polda Sumatera Selatan bergerak cepat mengungkap kasus kekerasan bersama menggunakan senjata api rakitan (senpira) yang terjadi di Dusun VI, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.
setelah menerima laporan, tim opsnal Satreskrim berhasil meringkus tiga orang tersangka utama yang sempat melarikan diri usai melakukan pengeroyokan dan penembakan terhadap tiga korban.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena dipicu konflik perebutan pengurusan armada truk pengangkut minyak mentah kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO).
Perselisihan kepentingan bisnis pengawalan kendaraan tersebut memicu bentrokan terbuka yang berujung pada aksi penembakan brutal menggunakan senjata api rakitan jenis revolver dan senapan angin.
Peristiwa bermula saat korban berinisial E (45), S (30), dan F (55) sedang berada di depan rumah bersama sejumlah saksi. Situasi kemudian memanas setelah para korban menghentikan satu unit truk tangki CPO yang melintas di lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, sebuah mobil Toyota Yaris warna oranye dan Mitsubishi Triton warna perak datang dan langsung memotong jalur kendaraan tersebut.
Ketegangan meningkat ketika tersangka JA (62) turun dari kendaraan sambil membawa rotan dan melakukan intimidasi terhadap saksi HB. Cekcok mulut berujung pada aksi kekerasan setelah tersangka diduga memerintahkan adiknya, tersangka L (27), untuk melakukan penembakan terhadap para korban.
Merespons perintah tersebut, tersangka L langsung melepaskan tiga kali tembakan menggunakan senjata api rakitan. Tembakan pertama mengenai lengan kanan korban S (30), sedangkan dua tembakan berikutnya mengenai leher bagian kanan korban E (45). Pada saat bersamaan, tersangka AR (25) bersama seorang pelaku lain yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) turut melakukan pengeroyokan terhadap korban F (55) menggunakan batu. Pelaku lain berinisial S yang juga berstatus DPO diketahui membawa senapan angin dan mengancam warga di sekitar lokasi. HALAMAN SELANJUTNYA>>
Jejak Negeriku BERANDA