“Peserta yang mendaftar sudah lebih dari 200 orang. Kegiatan akan berlangsung selama dua hari dan diikuti anak-anak muda dengan rentang usia 17 hingga 30 tahun, yang sebagian besar merupakan mahasiswa dan usia produktif,” katanya.
Arkana menegaskan, pelatihan tersebut bukan hanya bertujuan menambah jumlah anggota, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki wawasan intelektual, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami berharap TIDAR bersama Pemerintah Kota Palembang dapat melahirkan anak-anak muda yang intelektual, berintegritas, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. TIDAR menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkembang dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki, sehingga ke depan dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi dan misi Palembang Berdaya dan Sejahtera (RDPS),” ungkapnya.
Dengan dukungan dari Pemerintah Kota Palembang, TIDAR optimistis program kaderisasi tersebut mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang. (pah)
Jejak Negeriku BERANDA