“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Sabuk Kamtibmas adalah simbol persatuan dalam menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat,” tegas Irjen Pol Sandi.
Selain penguatan keamanan berbasis komunitas, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui langkah preventif dan edukatif.
Kapolda Sumsel menginstruksikan seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi lintas sektoral serta meninggalkan ego sektoral dalam menghadapi ancaman karhutla.
Langkah ini sejalan dengan program Presisi Polri yang menitikberatkan pada keamanan prediktif serta partisipasi aktif masyarakat.
Stabilitas keamanan yang terjaga dinilai menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah.
Dalam pelaksanaannya, apel juga dirangkaikan dengan peninjauan peralatan penanggulangan karhutla serta simulasi sistem pengamanan kota.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana dan gangguan kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta untuk menjadikan pengabdian sebagai ladang kebaikan bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa nilai utama dari tugas kepolisian adalah kebermanfaatan bagi sesama.
“Kamtibmas yang kondusif adalah fondasi pembangunan. Tidak akan ada investasi dan kesejahteraan tanpa rasa aman. Karena itu, mari kita jaga Sumatera Selatan bersama-sama,” tandasnya. (pah)
Jejak Negeriku BERANDA