Ratu Dewa Dukung Peluncuran Perangko 4 Bangunan Bersejarah Palembang











“Perangko memiliki nilai historis yang luar biasa. Ketika sebuah bangunan atau artefak diabadikan dalam perangko, maka ia tidak hanya menjadi simbol visual, tetapi juga penanda sejarah yang dapat dikenal hingga lintas generasi, bahkan sampai ke berbagai daerah dan negara,” tambahnya.

Sementara itu, Executive General Manager PT Pos Indonesia Palembang, Danny Wahyu Saputra, menjelaskan bahwa peluncuran perangko tersebut direncanakan berlangsung pada 15 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343.

Menurut Danny, perangko edisi khusus tersebut akan menampilkan empat ikon sejarah yang telah dipilih oleh Dinas Kebudayaan Kota Palembang, yakni Jembatan Ampera, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Kantor Ledeng, dan Prasasti Kedukan Bukit.

“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang terkait peluncuran perangko artefak dan bangunan bersejarah ini. Keempat ikon tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah, identitas, dan keterkaitan yang kuat dengan perjalanan Kota Palembang,” katanya.

Danny menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara PT Pos Indonesia dan Pemerintah Kota Palembang dalam memanfaatkan filateli sebagai media edukasi sejarah dan budaya.

“Di berbagai daerah, PT Pos Indonesia juga telah menerbitkan perangko bertema budaya, pembangunan, maupun peristiwa nasional. Untuk Palembang sendiri, sebelumnya pernah diterbitkan perangko khusus pada momentum Pekan Olahraga Nasional (PON) dan sejumlah agenda nasional lainnya,” jelas Danny.

Tidak hanya meluncurkan perangko edisi khusus, PT Pos Indonesia bersama Pemerintah Kota Palembang juga akan menggelar Lomba Menulis Surat dan Kartu Pos untuk Walikota Palembang sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kota Palembang.

Kompetisi tersebut terbuka bagi pelajar mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga mahasiswa dan telah berlangsung sejak 20 Mei hingga 20 Juni 2026.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk kembali mengenal budaya menulis surat yang kini mulai ditinggalkan di era digital, sekaligus meningkatkan minat literasi di kalangan generasi muda.

“Nantinya akan dipilih surat dan kartu pos terbaik yang ditujukan kepada Wali Kota Palembang. Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan budaya literasi, komunikasi tertulis, dan kecintaan terhadap media pos di kalangan pelajar,” ujar Danny.

Peluncuran perangko artefak dan bangunan bersejarah ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar produk filateli.

Kehadirannya menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga memori kolektif masyarakat, memperkenalkan kekayaan sejarah Bumi Sriwijaya kepada dunia, serta memperkuat identitas budaya Palembang sebagai salah satu kota tertua dan paling bersejarah di Nusantara. (pah)





















About Admin JejakNegeriku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!