
Palembang, JN
Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Ir Feri Kurniawan, Jumat (10/10/2025) mengatakan, para pihak yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi pembuatan kolam retensi simpang bandara Palembang terorganisir.
Diketahui perkara tersebut kini sedang diusut dengan penyidikan oleh Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel.
“Para pihak yang terlibat di perkara ini sangat terorganisir. Artinya, banyak yang terlibat,” tegas Feri.
Menurutnya, terjadi dugaan kasus korupsi ini diduga sudah direncanakan sejak awal. Dimana bermula saat di kawasan tersebut sering terjadi banjir sehingga untuk mengatasi banjir pemerintah akan membuat kolam retensi.
“Dengan adanya rencana untuk membuat kolam retensi maka dicarikan lokasi lahannya. Namun ternyata lokasi tersebut diduga lahan milik negara yakni rawa konservasi,” ujar Feri.
Masih dikatakannya, selanjutnya agar lahan yang diduga milik negara tersebut bisa diganti rugi menggunakan uang negara maka diduga status tanahnya dirubah. HALAMAN SELANJUTNYA>>
Jejak Negeriku BERANDA