Gubernur Sumsel Herman Deru Tinjau Dampak Kebakaran Sumur Minyak, Prioritaskan Keselamatan dan Kepastian Usaha











Sumur rakyat ini dibatasi terlebih dahulu, kemudian ditingkatkan ke jenjang pembicaraan yang solusinya bisa berbentuk business to business (B-to-B), sehingga perusahaan tidak dirugikan dan masyarakat tetap bisa bekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum kebakaran tersebut harus dijadikan evaluasi untuk penataan ke depan, termasuk pendataan lahan terdampak serta aktivitas masyarakat yang disinyalir belum memiliki izin resmi.

“Momentum kebakaran ini kita jadikan evaluasi terlebih dahulu, sambil menata berapa luas lahan yang terdampak serta aktivitas usaha masyarakat yang diduga belum memiliki izin. Ide dari Bupati sudah baik dan solutif, tinggal kita siapkan landasan aturannya karena ini menyangkut penanaman modal asing (PMA),” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga memastikan kondisi masyarakat sekitar tetap terlayani dengan baik. Ia menyebutkan terdapat 92 rumah di sekitar PT Hindoli yang telah difasilitasi cukup baik oleh perusahaan.

“Pendidikan dan kesehatan sudah kita cek, masyarakat mendapatkan pelayanan dengan baik.

BPJS dari Dinas Kesehatan Muba juga berjalan dengan baik sehingga koordinasi layanan tetap terjaga,” tambahnya.

Selain meninjau titik kebakaran, Herman Deru juga mengunjungi sejumlah fasilitas umum di sekitar lokasi, seperti
Sekolah Yayasan Pendidikan Tanjung Dalam dan klinik kesehatan masyarakat. Ia juga melaksanakan Salat Jumat di Masjid Al Muhajirin, Desa Tanjung Dalam. (ded)





















About Admin JejakNegeriku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!