Dalam sesi dialog, Bupati Banyuasin Askolani mengungkapkan bahwa pada Oktober 2025, daerahnya berhasil menempati posisi kedua secara nasional sebagai penghasil padi terbesar, tepat di bawah Kabupaten Indramayu.
“Artinya, kita hanya perlu sedikit lagi untuk menambah produksi. Insya Allah dalam beberapa bulan ke depan, kalau tidak menjadi nomor satu, Banyuasin tetap akan bertahan di posisi dua nasional,” ujar Askolani penuh optimisme.
Selain padi, Pemkab Banyuasin juga tengah mengembangkan klaster pertanian terpadu yang mengkombinasikan berbagai komoditas seperti buah-buahan, sayuran, dan tanaman pangan lainnya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Melalui forum ini, Gubernur Herman Deru menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta peran media massa dalam menyebarluaskan inspirasi pembangunan.
“Media memiliki peran strategis dalam mengabarkan capaian dan inovasi daerah agar menjadi motivasi bagi wilayah lain. Kita ingin Sumsel terus menjadi provinsi yang mandiri pangan dan unggul di tingkat nasional,” tandasnya. (rob)
Jejak Negeriku BERANDA