Gubernur juga memaparkan sejumlah potensi daerah yang menjadi kekuatan utama Sumsel di sektor pangan dan sumber daya alam. Ia mencontohkan Kabupaten Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Askolani yang memiliki sekitar 189.000 hektare lahan sawah dengan produksi mencapai 1,1 juta ton gabah kering giling per tahun.
Sementara Kabupaten Empat Lawang yang dipimpin Joncik Muhammad dikenal sebagai penghasil kopi unggulan dengan berbagai varietas khas yang memiliki daya saing nasional. Adapun Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di bawah kepemimpinan Muchendi juga menjadi lumbung pertanian dengan potensi besar pada sektor karet dan sawit.
Deru mengakui bahwa tantangan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah bersama di sejumlah wilayah, namun ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel untuk terus memberikan dukungan, baik melalui pembangunan akses jalan maupun bantuan teknis pertanian.
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang dipimpin Teddy Meilwansyah, lanjutnya, juga memiliki potensi besar di sektor sawit, karet, dan kopi Liberica yang kini tengah dikembangkan sebagai produk unggulan daerah.
Selain itu, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di bawah Bupati Asgianto turut menjadi perhatian karena dikenal sebagai bagian dari segitiga emas Sumsel, dengan kekayaan hasil bumi dan potensi minyak yang signifikan. HALAMAN SELANJUTNYA>>
Jejak Negeriku BERANDA