Penerima bantuan diprioritaskan kepada keluarga yang membutuhkan dukungan nutrisi. Melalui bantuan tersebut, diharapkan kebutuhan pangan bergizi keluarga dapat terbantu sehingga upaya pencegahan dan penanganan masalah kekurangan gizi dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.
Paket bantuan nutrisi yang diberikan kepada warga terdiri dari sejumlah bahan pangan yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan gizi keluarga. Setiap paket di antaranya berisi beras sebanyak 5 kilogram, susu formula, biskuit kaya gizi, kacang hijau, serta gula merah.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan asupan nutrisi masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki kebutuhan khusus dalam pemulihan dan peningkatan status gizi.
Melalui Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT TSM juga menyatakan komitmennya untuk tidak berhenti pada penyaluran bantuan tahap awal. Perusahaan akan terus mengawal proses pemulihan dan pemenuhan gizi masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencegah stunting. Dimana penyaluran bantuan serupa direncanakan kembali dilaksanakan secara berkala pada September dan Oktober 2026, sehingga program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut turut menggandeng kader Posyandu dan Dinas Kesehatan. Keterlibatan berbagai pihak ini dinilai penting agar program pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan pangan, tetapi juga dapat berjalan seiring dengan upaya pemantauan kesehatan dan kondisi gizi masyarakat. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, kader kesehatan, serta masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah pencegahan stunting di wilayah Kota Palembang.
Direktur Utama PT TSM, Adib Ubaidillah SE MM, mengatakan bahwa PT Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda) sejak awal kehadirannya membawa amanah untuk dapat tumbuh bersama masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi Provinsi Sumatera Selatan. HALAMAN SELANJUTNYA>>
Jejak Negeriku BERANDA