Kehadiran Sudaryono yang dikenal dekat dengan petani juga memperkuat sinergi antara produksi di hulu dan pengelolaan stok di hilir. Hal itu menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Don Muzakir juga menambahkan sidak gudang Bulog itu secara tidak langsung membantah narasi pesimistis yang sebelumnya disampaikan sejumlah pihak yang meragukan capaian swasembada beras.
Dengan kondisi gudang yang terisi dan sistem distribusi yang terpantau, pemerintah sudah berada di jalur yang tepat.
“Kalau melihat langsung kondisi di lapangan seperti ini, sulit untuk mengatakan swasembada itu hanya wacana. Justru ini bukti konkret,” tuturnya.
Ia mengatakan saat ini pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat produksi dalam negeri melalui berbagai program strategis, mulai dari peningkatan luas tanam, perbaikan irigasi hingga dukungan langsung kepada petani.
“Dengan langkah-langkah tersebut, optimisme terhadap tercapainya swasembada beras semakin menguat, sekaligus mempertegas bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” ucapnya.
Sebelumnya, Wamentan Sudaryono mendampingi Presiden Prabowo melakukan sidak ke Kompleks Gudang Perum Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).
Sudaryono menjelaskan sidak itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah tetap dalam kondisi aman serta siap disalurkan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional. HALAMAN SELANJUTNYA>>
Jejak Negeriku BERANDA