“Barang bukti yang dimusnahkan didapatkan dari satu orang (tersangka) yang kasusnya sudah dirilis sebelumnya,” katanya.
Ia menilai peredaran narkoba di DIY saat ini semakin mengkhawatirkan baik dalam bentuk narkotika konvensional maupun dalam bentuk sintetis, bahkan juga jenis obat-obatan yang disalahgunakan dan diedarkan secara ilegal.
“Narkotika ini dapat merusak generasi muda apabila tidak dilakukan penanganan secara serius atau bersama-sama,” kata Faried.
Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya di DIY, untuk lebih waspada terhadap penyalahgunaan media sosial untuk transaksi narkoba serta meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar.
“Laporkan apabila mengetahui aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika, serta memperkuat ketahanan keluarga agar generasi muda tidak terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba,” tandasnya. (pah/Antara)
Jejak Negeriku BERANDA