Disebut Berpeluang Jadi Calon Gubernur Sumsel, Eddy Santana Sampaikan Tiga Hal











Ir Eddy Santana Putra MT. (Foto-Istimewa)

Palembang, JN

Ir Eddy Santana Putra MT disebut-sebut berpeluang besar maju dalam Pilgub (Pemilihan Gubernur) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2030 mendatang. Terkait hal tersebut, Jumat (3/4/2026) Eddy menyampaikan tiga hal jika nanti dirinya mendapatkan amanah dari rakyat, yakni konsen utamanya adalah kesehatan, pendidikan dan pembangunan infrastruktur jalan.

Dikatakannya, kesehatan dan pendidikan mesti ditanggung dan dijamin biayanya oleh gubernur dan pemerintah sehingga dirinya yakin hal tersebut bisa diterapkannya di Provinsi Sumsel.

“Pasti bisa, sehingga kalau masyarakat ditanya bagaimana anak-anak yang sakit? Dijawab mereka aman, semuanya sudah diurus galo oleh gubernur dan pemerintah. Kemudian kalau masyarakat tidak bisa bayar BPJS, kan bisa diberikan subsidi. Begitupun jika masyarakat ditanya tentang biaya sekolah, mereka akan menjawab sudah diurus oleh gubernur. Dengan diterapkannya hal tersebut maka kesehatan dan pendidikan tidak menjadi pikiran rakyat lagi. Jadi gubernur itu harus berpikir keras,” katanya kepada Suara Nusantara.

Eddy Santana juga mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi konsennya jika dalam Pilgub Sumsel mendatang dirinya diberikan amanah oleh rakyat.

“Jalan Sekayu-Lubuklinggau saat saya masih di Komisi V DPR RI tidak ada lubangnya. Memang jalannya belum bagus nian, tapi anggaran pembangunan jalannya terus ada, sebab waktu itu disaat masih anggota DPR saya pasang badan. Namun sekarang di jalan tersebut mobil sedan tidak bisa lewat lagi karena adanya lubang,” ujarnya.

Terkait infrastruktur jalan, sambung Eddy, apabila ia diberikan amanah oleh rakyat dalam Pilgub Sumsel mendatang maka dirinya akan membuat jalan bebas dari lubang.

“Jangan ada lubang di jalan, zero nol. Walaupun jalan yang rusak adalah jalan nasional jangan sampai ada lubang. Sebagai gubernur tidak bisa mengatakan kalau jalan nasional rusak itu urusan pusat, tidak bisa seperti itu, tungguin di DPR dan jangan balik sebelum dapat anggaran pembangunan. Kemudian tungguin Menteri PU, temuin saat di DPR. Saya tahu ini karena saya memiliki pengalaman di DPR,” jelasnya.

Masih dikatakan Eddy Santana bahwa undang-undang jalan kini sudah dirubah. Bahkan disaat ia menjadi anggota DPR RI kala itu dirinya merupakan salah satu orang yang menjadi motor penggerak dalam merubah undang-undang tentang jalan.

“Dalam undang-undang jalan yang diubah ini, kalau provinsi ada duit bisa membangun jalan yang rusak. Begitupun bupati, kalau ada duit bisa membangun baik itu jalan provinsi maupun jalan nasional. Memang yang kita harapkan ada dari APBN masuk ke kabupaten, kota, provinsi. Tapi kalau daerah ada duit tidak masalah melakukan pembangunan, namun kedepannya duit daerah yang digunakan bisa meminta ganti dengan menteri, caranya gantian menteri yang membangun jalan untuk tahun kedepan. Pertanyaannya apakah kepala daerah saat ini sudah tahu belum kalau undang-undang jalan ini sudah kita revisi di DPR?,” paparnya.

Ir Eddy Santana Putra MT. (Foto-Istimewa)

Eddy Santana menjelaskan bahwa terkait jalan ini jika dirinya diberikan amanah dalam Pilgub Sumsel nanti maka dirinya akan membangun infrastruktur jalan lingkar.

“Jalan lingkar ini yakni dari Palembang ke Sekayu-Lubuklinggau kemudian balik lagi ke Tebing-Lahat-Muara Enim-Prabumulih. Sedangkan yang jadi pertanyaannya tentang pembangunan saat ini, apa kabar kantor gubernur yang katanya mau dipindahkan dan apa kabarnya pelabuhan?,” ungkap Eddy Santana.

Menurutnya, seorang kepala daerah juga mesti dapat merangkul perguruan tinggi dan para pakar.

“Kalau saya nanti terpilih jadi gubernur maka perguruan tinggi, orang yang pinter-pinter, yang memiliki kemampuan hingga para profesor kita rangkul. Sebab seperti saya, memang saya mengetahui soal banjir tapi saya kan tidak tahu urusan ekonomi makanya para pakar dan profesor harus dirangkul,” terangnya.

Selain itu, lanjut Eddy Santana, kompetensi para pegawai kedepannya harus ditingkatkan lagi melalui Diklat.

“Bagaimana caranya? di Pagaralam kita buatkan Diklat. Selain itu bangun juga perguruan tinggi di Pagaralam, dengan demikian bandara di Pagaralam akan menjadi ramai,” katanya.

Eddy Santana juga mengungkapkan, terkait banyaknya masyarakat yang menyebut dirinya maju dalam Pilgub Sumsel mendatang dikarenakan sebelumnya ia sudah dua kali mengikuti Pilgub Sumsel.

“Dua kali ikut Pilgub namun belum rejeki,” tandasnya.

Diketahui Ir Eddy Santana Putra MT adalah Walikota Palembang dua periode, yakni Walikota Palembang Periode 2003-2008 dan Walikota Palembang Periode 2008-2013. Selain itu Eddy Santana Putra juga merupakan Anggota DPR RI Periode 2019-2024. (ded)

Ir Eddy Santana Putra MT. (Foto-Istimewa)




















About Admin JejakNegeriku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!