Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kemacetan serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat dipicu oleh kendaraan berat bermuatan berlebih.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andrian menegaskan bahwa kegiatan KRYD merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga kelancaran jalur arus balik.
“Kami memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman. Penyekatan kendaraan ODOL ini merupakan langkah antisipasi agar tidak terjadi hambatan di jalur utama,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa KRYD menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas pasca Operasi Ketupat.
“Meskipun operasi telah selesai, kehadiran Polri tetap maksimal. Kami fokus pada titik-titik strategis seperti Km 12 untuk memastikan arus balik berjalan tanpa gangguan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan dan segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan di jalan.
“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam untuk melaporkan keadaan darurat atau gangguan keamanan,” tegasnya.
Hingga saat ini, situasi lalu lintas di kawasan Terminal Alang-Alang Lebar terpantau aman dan kondusif, dengan arus kendaraan yang mengalir lancar.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas demi kenyamanan masyarakat selama arus balik Lebaran. (pah)
Jejak Negeriku BERANDA