Menurutnya, stok beras nasional diprediksi dapat segera menembus angka lima juta ton selambat-lambatnya pada pertengahan minggu depan.
Dengan demikian, lanjutnya, stok beras tersebut menjadi rekor tertinggi selama Republik Indonesia berdiri.
“Artinya ketersediaan pangan nasional mencapai kurang lebih 28 juta ton, cukup untuk 11 bulan dan menghadapi dampak fenomena El Nino,” katanya.
Ia pun meminta masyarakat untuk turut serta dalam melaksanakan verifikasi data pangan nasional tersebut, sekaligus demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Amran juga menegaskan untuk menghadapi musim kemarau panjang ini, pemerintah telah melaksanakan berbagai strategi seperti pompa dan distribusi air, serta penguatan sistem irigasi di sejumlah wilayah terdampak.
Selain itu, Amran turut menegaskan stok pupuk nasional dalam kondisi aman disertai dengan adanya penurunan harga pupuk sebesar 20 persen yang dinilainya dapat membantu para petani serta meningkatkan produksi bahan pangan di Indonesia. (pah/Antara)
Jejak Negeriku BERANDA