“Kami menyambut baik peluang yang dibuka oleh Food Station untuk menjadikan Sumsel sebagai salah satu pemasok kebutuhan pangan masyarakat Jakarta. Jarak Palembang dan Jakarta yang kini semakin mudah dijangkau menjadi keuntungan tersendiri dalam memperkuat rantai distribusi pangan”, jelas HD.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk memperdalam peluang kerja sama antar BUMD sekaligus mempelajari keberhasilan Sumsel dalam mendukung swasembada pangan.
Ia menyebut kebutuhan beras di Jakarta mencapai sekitar 2.500 ton per hari. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memiliki program pangan bersubsidi, penyediaan minyak goreng, hingga kontrak farming melalui Food Station di Pulau Jawa.
“Kami berharap peran Food Station dapat semakin menggeliat dan mampu membangun kerja sama yang lebih luas dengan Pemprov Sumsel, baik dalam penyelenggaraan pangan maupun dukungan sektor lainnya,” tandasnya. (pah)
Jejak Negeriku BERANDA