Marhaen: Pasar Murah Sangat Membantu Masyarakat dan Kendalikan Inflasi Kota Palembang











Kadis Perdagangan Kota Palembang, Marhaen S.H.,M.Si saat di lokasi Pasar Murah.(Foto-istimewa)

Palembang, JN

Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kota Palembang, Marhaen S.H.,M.Si, Minggu (1/3/2026) mengatakan, Dinas Perdagangan Kota Palembang terus menggelar kegiatan Pasar Murah di Kota Palembang.

Ia menegaskan, Pasar Murah yang dilaksanakan oleh pihaknya sangat membantu masyarakat dan juga dapat mengendalikan inflasi di Kota Palembang.

“Untuk Pasar Murah ini pastinya akan kami lakukan sampai menjelang lebaran Idul Fitri nanti,” ujarnya.

Diketahui ada 18 titik di Kota Palembang yang menjadi tempat kegiatan Pasar Murah. Dimana Pasar Murah ini telah berlangsung sejak tanggal 18 Februari 2026 hingga 13 Maret 2026 mendatang.

Dalam kegiatan Pasar Murah tersebut terdapat Sembako yang harganya murah sehingga dengan adanya Pasar Murah yang dilaksankan oleh Dinas Perdagangan Kota Palembang ini selain membantu masyarakat, juga sebagai upaya dalam pengendalian inflasi daerah.

Adapun sejumlah harga Sembako yang ada di Pasar Murah, diantaranya; untuk telur yang harga di pasar Rp 30 ribu per Kg namun di Pasar Murah hanya Rp 27 ribu per Kg. Kemudian untuk minyak goren yang harga di pasar sekitar Rp 17.000 sampai Rp 18.000 per Kg tapi di Pasar Murah hanya Rp 14.700 per Kg. Kemudian untuk tepung terigu yang di pasar umum harganya sekitar Rp 12.000-13.000 namun di Pasar Murah hanya Rp 10.000 Per Kg.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Marhaen S.H.,M.Si saat meninjau Pasar Murah.(Foto-Istimewa)

Menurut Kadis Perdagangan Palembang, Marhaen S.H.,M.Si jika dirinya akan terus bergerak menjaga harga Sembako dan menjalankan program-program Walikota Palembang dalam rangka menstabilkan harga Sembako dan inflasi di Kota Palembang.

“Jadi kami akan terus memantau dan menjaga harga di Kota Palembang ini,” ujarnya.

Masih kata Marhen, jika Pasar Murah berbeda dengan Operasi Pasar.

“Kalau Pasar Murah untuk harga Sembako harganya di bawah harga pasar. Sedangkan untuk Operasi Pasar akan kami lakukan jika harga di pasar sedang tidak bagus,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Dinas Perdagangan Kota Palembang selain memiliki Tupoksi terkait memantau dan majaga harga agar tetap stabil, juga memiliki tugas terkait pengawasan pendistribusian.

“Oleh karena itulah besok Senin (2/3/2026) kami akan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Linsek Ops Ketupat di Polrestabes Palembang.
Rakor tersebut akan membahas perihal stok, ketersediaan, keamanan pangan selama Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri,” tandasnya. (ded)



















About Admin JejakNegeriku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!