Kolaborasi Pemprov Sumsel dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui UMKM











Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perekonomian daerah tidak boleh hanya bergantung pada sektor besar seperti pertambangan, karena sektor tersebut sangat bergantung pada fluktuasi harga global. Oleh karena itu, penguatan ekonomi berbasis UMKM menjadi pilihan yang paling realistis dan berkelanjutan.

“UMKM ini adalah sektor yang otentik. Banyak pelaku UMKM kini sudah bankable dan menjadi nasabah perbankan. Ini tanda kemajuan,” imbuhnya.

Berdasarkan data yang diterimanya, saat ini terdapat sekitar 600 ribu pelaku UMKM di Sumsel. Angka tersebut menunjukkan potensi besar yang perlu dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan seluruh elemen, terutama lembaga keuangan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga meminta dukungan BI untuk mendorong hilirisasi produk rempah yang sedang digalakkan Pemprov Sumsel melalui Festival Rempah Nusantara yang baru dibuka beberapa hari sebelumnya.

Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, menyambut baik sinergi yang telah terjalin. Menurutnya, kegiatan bertema “Sinergi dan Inovasi: Kunci Penguatan Peranan UMKM sebagai Motor Penggerak Ekonomi Berkelanjutan” itu merupakan bagian dari komitmen BI memperkuat fondasi ekonomi daerah. HALAMAN SELANJUTNYA>>



















About Admin JejakNegeriku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!