Performa Union Berlin memang mengalami penurunan signifikan sejak jeda musim dingin. Secara keseluruhan, tim hanya mampu meraih dua kemenangan sejak periode Natal, yang membuat posisi mereka di klasemen menjadi rawan. Saat ini, Union Berlin hanya unggul tujuh poin dari zona play-off degradasi.
Direktur Olahraga Union Berlin, Horst Held mengakui kondisi tim sedang tidak ideal. Dia menilai perubahan diperlukan demi menjaga peluang bertahan di Bundesliga.
“Kami menjalani paruh kedua musim yang benar-benar mengecewakan. Situasi kami masih berbahaya dan kami sangat membutuhkan poin untuk bertahan di liga,” ujar Held.
Penunjukan Eta diharapkan membawa dampak instan, terutama dalam memperbaiki mental dan performa tim.
Eta memiliki latar belakang kuat sebagai mantan pemain sepak bola putri berprestasi. Saat membela Turbine Potsdam, Eta meraih gelar Liga Champions 2010 dan tiga trofi Bundesliga putri.
Rekam jejak tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen dalam memberikan kepercayaan kepadanya. Menariknya, sebelum ditunjuk sebagai pelatih interim tim putra, Eta sejatinya sudah diproyeksikan menangani tim putri Union Berlin mulai musim depan.
Namun, situasi darurat membuatnya kini mengambil peran penting di tim utama. Langkah Union Berlin ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam perkembangan pelatih perempuan di level tertinggi sepak bola putra Eropa.(antara/ari)
Jejak Negeriku BERANDA