
Jakarta, JN
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya di Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, yang mencatatkan capaian produktivitas tinggi dengan nilai ekonomi mencapai Rp2,8 miliar per hektare.
“Jadi sangat menjanjikan, tadi saya diberi laporan 1 hektare bisa menghasilkan 40 ton, luar bisa 40 ton dan harganya sangat bagus, harganya Rp70 ribu per kilo. Berarti per ton Rp70 juta,” ujar Prabowo.
Dalam tinjauan tersebut, Presiden menyaksikan efektivitas sistem budi daya udang vannamei yang mampu menghasilkan 40 ton per hektare dengan harga jual Rp70.000 per kilogram.
Prabowo menyampaikan optimisme tinggi terkait potensi ekonomi yang dihasilkan dari tambak dengan sistem tata kelola modern tersebut.
Presiden meninjau langsung kawasan BUBK Kebumen yang dikembangkan dengan konsep best practice budi daya modern, mencakup sistem intake air laut, kolam tandon, saluran inlet dan outlet yang terpisah, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terintegrasi.
Model itu terbukti mampu mengoptimalkan efisiensi produksi dibandingkan cara-cara budi daya tradisional.
Kehadiran kawasan BUBK Kebumen memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah. Dengan total 206 petak kolam, kawasan ini mampu menghasilkan nilai produksi sekitar Rp67,2 miliar per siklus atau berpotensi menembus angka Rp134,4 miliar per tahun jika dikelola secara maksimal. HALAMAN SELANJUTNYA>>